Adanya Dumas ini berawal dari perselisihan harta Gono gini seorang Istri sambung benama Noni senja Dewi Merekayasa dengan keluarga almarum Hefrin Harahap dengan menggiring Ofini sebuah Media TV seolah ada yang melakukan perbuatan Perdukunan terhadapnya. Yang mana untuk menguasai harta yang di miliki mantan almarhum suami barunya yang sudah almarhum yang berada di Jalan Kala Pane No.282 A. Kel. Kota Pinang , Kec. Kota Pinang ,Labuhan batu Selatan , Sumatra utara.
Hal Ini langsung ditolak mentah - mentah oleh adik almarhum yakin Henny Harahap istri mantan Kapolres Batubara. Karena memang beliau banyak tau tentang hukum faraid. Disamping itu juga Noni menuntut rumah almarhum dan mengatakan rumah itu sudah diwasiatkan untuk beliau secara lisan. Ini juga ditantang oleh Henny Harahap.
Saat itulah yang membuat Noni senja dewi meradang sehingga membuat opini macam - macam dan diduga merekayasa dengan membuat berita bohong di Sebuah pemberitaan stasiun TV .
Di jelaskan pelapor bahwa Noni senja Dewi mengatakan ” adik almarhum menguasai seluruh harta almarhum,,, ini berita bohong dan rekayasa .Yang pastinya sampai saat ini seluruh kekayaan almarhum dinikmati oleh Noni senja Dewi bersama anak- anaknya dari suaminya yang terdahulu.
Dirinya tidak sadar bahwa ibunda dari almarhum sampai saat ini masih ada dan tinggal di Medan. Dan di ibaratkan bahwasanya dirinya adalah maling yang berteriak maling dan hal ini juga di cetuskan oleh keluarga besar Henny Harahap .
Dr. Henny Harahap S.Pd. M.Pd. dalam laporan ya ke Polda Sumut Mengatakan kepada awak media ” Apa yang di beritakan salah satu media TV tentang dirinya semuanya tidak benar , mereka merekayasa saya main dukun dan ingin menguasai harta almarhum abang kandung saya juga tidak benar , Seakan maling teriak maling mantan almarhum istri abang saya itu merekayasa seolah saya ingin menguasai hartanya , padahal dia sendiri yang Ingin menguasai harta termasuk milik orang tua saya . hal tersebut sudah kita layangkan di pengadilan dan saat ini sedang berlanjut di pengadilan agama yang ada di daerah tersebut .
Sambung Henny kembali, ” Dan yang paling tidak saya suka mereka menggiring Opini dengan membuat berita seolah olah saya mendukuni mereka seperti yang di beritakan sebuah media TV yang saat ini sudah di terbitkan. Terlihat sebuah mobil Putih berhenti di depan rumah mereka dan membuang Air apa gitu yang kejadian tersebut di tujukan kepada keluarga kami yang melakukan praktek perdukunan tersebut , Saya sendiri tidak tau apa itu Dukun dan siapa yang melakukan hal tersebut." Ungkapnya.
Untuk apa yang di tuduhkan nya kepada keluarga kami ,Saat ini Keluarga besar Saya mengaduh kan hal pencemaran Nama baik dan fitnah ke Polda Sumatra utara agar bisa di proses hukum lebih lanjut tegasnya.
Hal dalam Vidio penyiaran sebuah pemberitaan dengan ini Proses Dumas berlanjut dengan mengadukan pemberitaan bohong tersebut ke Dewan Pers untuk di tindak lanjuti .
Dan hari ini kabarnya Pelapor sebelumnya melalui Dumas akan melanjutkan Laporan kepada Laporan Pengaduan Resmi ke SPKT Polda Sumut ( *** )