Personil Bhabinkamtibmas Polsek Batangkuis Aiptu Haloho tampak sigap dan sabar mengatur arus lalulintas yang macet akibat peristiwa hanyutnya dua anak perempuan tersebut yang berada di wilkum Polsek Medan Tembung ( dh - Polsek percut Seituan).Jumat (09/1/2026).
POTRET INDONESIA NEWS.COM
DELISERDANG.III - Penduduk Warga Dusun 8 Desa Sei rotan Kecamatan Percut Seituan Gempar mendengar kabar hanyutnya dua anak perempuan usia sekolah yang terjadi pada Jumat Sore tanggal 09 Januari 2026.sekira pukul 16.00 WIB.
Peristiwa hanyutnya dua anak perempuan usia sekolah ini berada ( TKP ) Wilayah hukum Polsek Medan Tembung ( dh - Percut Seituan Polrestabes Medan).
Namun yang ditemui awak media dilokasi kejadian adalah Anggota Personil Bhabinkamtibmas Polsek Batangkuis Aiptu Haloho yang dengan sigap dan Sabar sejak sore hari mendengar kabar anak hanyut ,Aiptu Haloho langsung Stand By ( Ngepam Jalur Lalin ) mengatur saat padat dan macetnya arus lalulintas akibat banyaknya orang ataupun pengendara kendaraan yang berhenti di jembatan perbatasan Polsek Medan Tembung dengan Polsek Batangkuis tersebut.
Tersiarnya kabar dua anak perempuan hanyut disekitar jalur sungai Bakaran batu - batangkuis membuat warga setempat heboh dan beramai ramai mencari kedua anak perempuan tersebut yang hingga sampai malam ini kedua Korban belum ditemukan oleh Tim Basarnas & TNI yang turun langsung kelokasi kejadian yakni Sungai Bakaran Batu- batangkuis.Kabupaten Deliserdang.
Awak media mendapatkan data ataupun imformasi disekitar lokasi kejadian bahwa kedua anak perempuan tersebut diketahui bernama: Dina (13) Anak dari pasangan suami istri : Maratua dan Misni, dan Aisyah ( 12 ) anak dari pasangan keluarga Dedi dan Netti yang mana keduanya adalah warga dusun 8 Desa Sei rotan Kecamatan Percut Sei tuan Kab.Deli Serdang - Sumut.
Sampai berita ini di Tayangkan malam ini kedua anak-anak yang hanyut tersebut belum juga ditemukan dan guna kondusifnya kamtibmas personil Bhabinkamtibmas Polsek Batangkuis Aiptu Haloho masih setia Ngepam di atas jembatan perbatasan Percut Seituan dengan Bakaran Batu- batangkuis yang masih ramai di singgahi warga yang melintas dan Personil Polsek Medan Tembung belum juga Tiba di lokasi kejadian.
Keluarga korban dan Masyarakat sekitar masih mengharapkan pihak kepolisian Polsek Medan Tembung, Basarnas dan Pihak lainnya dapat menemukan kedua korban yang diduga hanyut terbawa arus air sungai.(,Dms ).
